mod_vvisit_counterToday35
mod_vvisit_counterYesterday48
mod_vvisit_counterThis week492
mod_vvisit_counterThis month273
mod_vvisit_counterAll31860
Home arrow Health Articles arrow Katarak Pada Anak
Katarak Pada Anak PDF Print E-mail
Written by dr.Rozalina L.Zulkarnain, Sp.M   
Jumat, 12 Maret 2010

katarak_c.jpg












Katarak ialah kekeruhan yang terjadi pada lensa mata. Pada anak-anak, hal ini menyebabkan cahaya tidak dapat diteruskan ke retina, sehingga pandangan menjadi kabur dan tidak jelas. Katarak yang terjadi sejak lahir disebut juga katarak kongenital.

Derajat kekaburan pada katarak kongenital bergantung pada :

1.Densitas kekeruhan lensa
2.Posisi kekeruhan lensa

Katarak kongenital bisa disebabkan oleh infeksi pada waktu kehamilan oleh virus, gangguan metabolik maupun karena janin mengalami gangguan genetika oleh karena suatu sindroma. Infeksi yang paling sering menyebabkan katarak kongenital ialah rubella (paling sering), rubeola, chicken pox, cytomegalovirus, herpes simplex, herpes zoster, poliomyelitis, influenza, Epstein-Barr virus, syphilis, and toxoplasmosis.

Katarak kongenital bisa terjadi pada salah satu mata anak (disebut katarak kongenital unilateral) atau pada kedua mata (disebut katarak kongenital bilateral). Kedua tipe ini harus ditangani secara tepat, karena penanganan yang dini dan stimulasi dini akan mengurangi angka kebutaan pada anak.

Komplikasi dari katarak kongenital yang tidak tertangani dengan  baik  diantaranya adalah :

1. Ambliopia (mata malas)

Hal ini disebabkan mata yang katarak lebih lemah dibandingkan mata jirannya sehingga ptak cenderung mengabaikan mata yang katarak tersebut.

2. Strabismus (mata juling)

Hal ini disebabkan karena ambliopia yang terjadi.

Penanganan katarak kongenital baik unilateral maupun bilateral dilakukan sedini mungkin dengan jalan operasi dan setelah itu dilakukan rehabilitasi visus menggunakan lensa tanam intra okular ataupun lensa kontak. Selain itu terapi patching (oklusi) diperlukan untuk merangsang mata yang lebih ‘lemah’ agar fungsi penglihatannya membaik.

Last Updated ( Sabtu, 13 Maret 2010 )
 
Next >