Health Articles
Katarak Pada Anak | Katarak Pada Anak |
|
|
|
| Written by dr.Rozalina L.Zulkarnain, Sp.M | |
| Jumat, 12 Maret 2010 | |
|
Derajat kekaburan pada katarak kongenital bergantung pada : Katarak kongenital bisa disebabkan oleh infeksi pada waktu kehamilan oleh virus, gangguan metabolik maupun karena janin mengalami gangguan genetika oleh karena suatu sindroma. Infeksi yang paling sering menyebabkan katarak kongenital ialah rubella (paling sering), rubeola, chicken pox, cytomegalovirus, herpes simplex, herpes zoster, poliomyelitis, influenza, Epstein-Barr virus, syphilis, and toxoplasmosis. Katarak kongenital bisa terjadi pada salah satu mata anak (disebut katarak kongenital unilateral) atau pada kedua mata (disebut katarak kongenital bilateral). Kedua tipe ini harus ditangani secara tepat, karena penanganan yang dini dan stimulasi dini akan mengurangi angka kebutaan pada anak. Komplikasi dari katarak kongenital yang tidak tertangani dengan baik diantaranya adalah :
1. Ambliopia (mata malas)
2. Strabismus (mata juling) Penanganan katarak kongenital baik unilateral maupun bilateral dilakukan sedini mungkin dengan jalan operasi dan setelah itu dilakukan rehabilitasi visus menggunakan lensa tanam intra okular ataupun lensa kontak. Selain itu terapi patching (oklusi) diperlukan untuk merangsang mata yang lebih ‘lemah’ agar fungsi penglihatannya membaik. |
|
| Last Updated ( Sabtu, 13 Maret 2010 ) |
| Next > |
|---|










